Selamat Datang di Situs Perguruan Thawalib Padang Panjang
|
Statistik |
PESANTREN MODERN THAWALIB PADANG PANJANG SUMATERA BARAT
Mulai tahun 1959 Perguruan Thawalib dipimpin oleh H.Mawardy Muhammad, dan pada tahun 1974 membuka Perguruan Tinggi Fakultas Dakwah dan Publisistik, Fakultas Syari’ah wal Qanun bersama-sama dengan Prof.DR.KH. Zainal Abidin Ahmad (Alumni Thawalib, mantan Ketua Parlemen RI, Wartawan dan Pengarang). Kemudian Perguruan Thawalib dipimpin oleh murid-murid H.Mawardy Muhammad ; Drs.H. Abbas Arief, H. Djawarnis,Lc. Prof.DR.Sirajuddin Zar (Rektor IAIN “IB” sekarang), , Prof.DR.H.Tamrin Kamal,MS. Firdaus Tamin, BA. Tahun 1989 Perguruan Thawalib menerima siswi khusus putri, tempat belajar dan asramanya terpisah dari Thawalib Putra. Tahun 2002 Thawalib menambah lagi jenjang pendidikan, yaitu dengan mendirikan Taman Kanak-Kanak Al Quran (TKA), yang kemudian dilanjutkan membuka Madrasah Ibtidaiyah Unggul Terpadu (MIUT) pada tahun 2004.*** |
This entry was posted on Juni 20, 2008 at 1:00 am and is filed under Uncategorized. You can subscribe via RSS 2.0 feed to this post's comments. You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.







September 15, 2008 at 4:58 pm
Pengelola blog yang terhormat,
Sebaiknya membaca skripsi Mestika Zed mengenai pemberontakan komunis 1927 di Silungkang di bawah bimbingan (alm) Prof. Sartono Kartodirdjo yang kemudian diterbitkan oleh penerbit Syarekat. Di situ ada sepotong cerita mengenai Thawalib Padang Panjang sejak jamannya Haji Datuk Batuah, Djamaluddin Tamin, dan kawan-kawan lainnya. Tapi tolong lepaskan prasangka mengenai komunis yang melekat pada beliau. Kita bisa diskusi panjang-lebar mengenai hal tersebut. Jadi, ada baiknya menelusuri sampai ke sana. Terima kasih.
Salam,
Qusthan
Nopember 28, 2008 at 3:40 am
Assalamu ‘alaikum.
Saya juga alumni Thawalib Padang Panjang
Juni 30, 2009 at 4:16 pm
dalam pemberontakan komunis 1927, di dalam buku itu (kebetulan saya pernah baca) memnag disebutkan beberapa orang alumni thawalib. kebetulan saya juga alumni thawalib padang panjang. selama saya di thawalib (6 tahun)yang saya dapatkan adalah kebebasan untuk berfikir, kebebasan dalam memilih. sama sekali saya tidak pernah di doktrin oleh thawalib. kebebasan itu adalah kebebasan untuk memiliki dan memilih apa yang terbaik dari yang terbaik, tentunya yang sesuai dengan aqidah dan koridor yang ada dalam al-quran dan sunnah.
so, thawalib tidak salah dalam hal itu, yang salah adalah para alumninya. yang namanya manusia, sebagus apapun yang mendidiknya pasti ada juga yang salah, iyakan???
lihat saja Tan Malaka. dia adalah lulusan terbaik dari belanda. orang tuanya adalah datuak yang betuah di kampung halamannya. tetapi kenapa ia malah memilih PKI untuk pergerakan ketimbang PERTI atau MUHAMMADIYAH???
salam kenal, saya joni eka putra
silahkan kunjungi saya di 3kh4.wordpress.com
Juli 10, 2009 at 7:33 am
assalamu’alaikum wr.wb
Bapak / Ibu yang saya hormati, saya mau nanya.
bagaimana prosedur pendaftaran bagi calon pindahan ke thawalib dari smp di malaysia?? dan apa saja persyaratannya? terimakasih sebelumnya
Juli 12, 2009 at 5:17 pm
Wa’alaikum Salam Wr. Wb.
Menjawab pertanyaan dari saudara yulad. Syarat-syarat yang dipersiapkan bagi calon pindahan dari smp ke thawalib adalah surat pindah dari sekolah asal kemudian rapor asli. Terimakasih.